Jadi Tersangka, Mahasiswa PTN Malang Ini Nekat Kabur dari Kantor Polisi


KLOJEN – Polisi dibuat geregetan dengan kelakuan Muhammad Salman Alfarizi (20), seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Malang.
Mahasiswa yang ditangkap karena jadi tersangka kasus pencurian itu berusaha kabur saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Malang Kota, Jumat (9/3/2018).

Salman ditangkap pada Jumat dini hari saat dirinya berada di parkiran sebuah tempat hiburan malam.
Ia diringkus polisi karena mencuri sebuah ponsel merk IPhone di sebuah toko di Sumbersari, Lowokwaru, Kota Malang.

Pasca ditangkap, Salman justru berupaya melarikan diri dari ruangan Satreskrim Polres Malang Kota
Namun pelariannya tidak berhasil.
Polisi menggagalkan upayanya.

Salman tertangkap di pintu gerbang masuk dan keluar Polres Malang Kota.
SURYAMALANG.COM yang saat itu berada di Polres Malang Kota menyaksikan sendiri Salman diseret kembali ke Polres Malang Kota setelah tertangkap dari upayanya melarikan diri.
Ia nekat lari di tengah ketatnya pos penjagaan pintu masuk

Sebelumnya, Salman bisa ditangkap polisi karena aksi pencuriannya terekam CCTV.
“Awalnya pelaku masuk ke toko ponsel dan menanyakan sejumlah harga ponsel. Tapi saat pemilik toko lengah, ia langsung mengambil ponsel dan memasukannya ke dalam tas,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha , Jumat (9/3/2018).

Saat berhasil mencuri ponsel, Salman kabur dengan memesan GoJek.
Aksinya itu baru diketahui pemilik toko ketika ada barangnya yang hilang.
“Aksi tersangka terekam CCTV, lalu kami telusuri dan berhasil kami amankan beberapa jam kemudian,” imbuh Ambuka.

Pemuda asal Karangbesuki itu tidak bisa mengelak saat diinterogasi polisi beserta barang bukti yang diamankan.
Pengakuannya kepada polisi, Salman mencuri ponsel karena tengah membutuhkan uang pada Rabu (7/3/2018).
Rencananya, ponsel dengan harga kisaran Rp 6 juta itu akan dijual setelah dicuri.
Salman harus mendekam di balik jeruji Polres Malang Kota untuk sementara waktu sebelum disidangkan di Pengadilan Negeri.
Ia terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara akibat perbuatannya itu. 

Makin maraknya pencurian akhir akhir ini, seperti halnya di daerah sumbersari ini. Untuk keamanan tempat disekitar anda agar tidak terjadi hal yang tidak menyenangkan, bahkan hal yang tidak diharapkan, seperti halnya pencurian, Anda perlu pengawasan yang Intens bukan?. 

Bila ada kajadian yang serupa seperti ini?. Maka dari itu, Jangan sampai lengah dalam pengawasan ya!, dan tentunya tetap waspada terhadap keamanan seperti halnya rumah, tempat usaha, tempat ibadah, dan barang berharga anda. Pantau terus dengan memasang CCTV di ITSAME sekarang juga. Harga terjangkau, bergaransi dengan kualitas OK!!! yuk cek paketnya.

ITSAME menyediakan 5 paket cctv
Paket 4 Kamera CCTV One
Rp. 2.750.000,-


Paket 4 Kamera Callion
Rp 3.500.000,-


Paket 4 Kamera TVT
Rp 4.000.000,-


Paket 4 Kamera HIKVISION
Rp 4.500.000,-


Paket 4 Kamera SAMSUNG
Rp 14.000.000,-


PAKET TERSEBUT SUDAH MENDAPATKAN :


DVR 4 CHANNEL AHDTURBO 1080
2 KAMERA OUTDOOR INFRA RED
2 KAMERA INDOOR INFRA RED
KABEL COAXIAL + POWER 50 METER
HARDISK SEAGATE 320 GB
JACK BNC + DC + POWER CONNECTOR
INSTALASI + SETTING INTERNET
GARANSI 1 TAHUN (DVR + KAMERA)

Kami juga melayani pemasangan GPS Tracker dengan harga terjangkau.
KEPUASAN ANDA KAMI UTAMAKAN .

ITSAME Indonesia
Jl. Abdillah, Tirtomoyo
Pakis-Malang
Telp/SMS/Whatsapp 082-234-740-808

Komentar

Postingan populer dari blog ini