Dua Calon Wali Kota Malang jadi Tersangka KPK, Tim Sukses : Kami Terus Berjuang
KLOJEN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan penetapan 19 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi di Kota Malang.
Pengumuman tersangka ini dilakukan oleh Pimpinan KPK Basaria Panjaitan di Jakarta, Rabu (21/3/2018).
Yang menjadi catatan adalah dua dari tiga nama calon wali kota Malang yang akan bersaing dalam Pilkada kota Malang tahun ini masuk dalam daftar nama tersangka KPK itu
Moch Anton, petahana, dan Yaqud Ananda Gudban resm ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Seperti diketahui Anton sebagai wali kota Malang non aktif tahun ini kembali mencalonkan diri dalam Pilkada kota Malang.
Sedangkan Nanda, panggilan Yaqud, anggota DPRD Kota Malang yang baru saja mundur juga maju sebagai calon Wali Kota Malang tahun ini.
Keduanya kini jadi tersangka dalam kasus dugaan suap dalam proses pembahasan Perubahan APBD Kota Malang 2015.
Terkait penetapan kasus tersangka oleh KPK ini tim pemenangan pasangan Yaqud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi (Menawan) dan M Anton - Syamsul Mahmud (ASIK) menyatakan tetap meneruskan kampanye dan berjuang memenangkan dua Paslon itu.
Juru bicara tim pemenangan Paslon Menawan, Dito Arief mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh KPK.
"Kami menghormati proses hukum yang berjalan. Kami juga mengharapkan semua pihak mengedepankan asas praduga tidak bersalah," ujar Dito kepada Surya, Rabu (21/3/2018).
Apa yang terjadi saat ini, katanya, merupakan sebuah keniscayaan dalam dinamika politik. Karenanya, penetapan tersangka ini juga disebutnya sebagai bagian dari dinamika politik.
Menghadapi proses hukum ini, tegas Dito, pasangan calon, pengurus partai politik pengusung dan pendukung, serta relawan tetap solid.
"Bahkan makin solid, jadi tidak hanya kesolidan yang menawan tetapi juga penuh kekeluargaan. Kami merasakan apa yang dirasakan Bu Nanda," tegasnya
Tim Menawan, lanjut Dito, tetap melanjutkan kampanye serta berjuang memenangkan Paslon Menawan.
Ketika nanti warga bertanya tentang status hukum Nanda Gudban, Dito menegaskan status tersangka bukanlah status hukum terakhir seseorang.
"Meskipun jadi tersangka belum tentu dia bersalah, jadi tidak bisa itu menjadi 'judgement' bersalah. Masih ada proses pembuktian," tegasnya.
Kampanye akan berjalan sesuai jadwal, seperti yang dilakukan oleh Paslon Menawan hari ini di Kecamatan Sukun.
Sementara itu Ketua tim pemenangan Paslon ASIK, Arif Wahyudi juga menegaskan pihaknya akan menghormati proses hukum yang dijalankan KPK.
"Tim kampanye akan bekerja lebih keras lagi untuk memenangkan pasangan Abah Anton dan Mas Syamsul di Pilkada 2018," ujar Arif.
Menurut Arif, masyarakat harus memahami jika Anton tidak menerima sepeserpun uang haram itu
"Masyarakat juga harus memahami dari Konpers (konferensi pers) KPK tadi, Abah Anton tidak menerima sepeserpun uang haram," tegasnya.
Oleh karena itu, pihaknya tetap akan berkampanye dan berjuang memenangkan Anton di Pilkada Kota Malang 2018.
Pilkada Kota Malang diikuti oleh tiga Paslon yakni Yaqud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi, M Anton - Syamsul Mahmud, dan Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko
Berikut ini daftar semua tersangka baru oleh KPK :
1. MA (Moch Anton) Wali Kota Malang periode 2013 - 2018 / kini Wali Kota Malang non-aktif
2. SPT (Suprapto) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / frakasi PDIP / anggota Badan Anggaran
3. MZN (HM Zainudin) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Wakil Ketua DPRD Kota Malang
4. SAH (Sahrawi) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
5. SAL (Salamet) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Fraksi Gerindra
6. WHA (Wiwik Hendri Astuti) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Wakil ketua DPRD Kota Malang
7. MKU (Mohan Katelu) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Fraksi PAN
8. SL (Sulik Lesyowati) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Fraksi Demokrat / anggota Badan Anggaran
9. ABH (Abdul Hakim) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Ketua DPRD Kota Malang proses Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan M Arief Wicaksono / anggota Badan Anggaran
10. BS (Bambang Sumarto) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Ketua Komisi C
11. IF (Imam Fauzi) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Ketua Komisi D
12. SR (Syaiful Rusdi) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / fraksi PAN
13. TY (Tri Yudiani) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / fraksi PDIP
14. HPU (Heri Pudji Utami) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / PPP
15. HS (Hery Subianto) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Demokrat
16. YAB (Yaqud Ananda Gudban) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / Ketua Fraksi Hanura - PKS / Ketua Badan Legislasi / saat ini mundur dari keanggotaan DPRD Kota Malang
17. RS ( Rahayu Sugiarti) anggota DPRD Kota Malang / Wakil Ketua DPRD Kota Malang
18. SKO (Sukarno) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019/ Fraksi Golkar
19. ABR (Abd Rachman) anggota DPRD Kota Malang 2014 - 2019 / fraksi PKB
SUMBER : SURYAMALANG.COM
pasang cctv sekarang juga di ITS@ME indonesia, dapatkan harga murah, kualitas OK dan BERGARANSI !!! yuk mari cek paketnya :
ITSAME menyediakan 5 paket cctv
=>Paket 4 Kamera CCTV One
Rp. 2.750.000,-
=>Paket 4 Kamera Callion
Rp 3.500.000,-
=>Paket 4 Kamera TVT
Rp 4.000.000,-
=>Paket 4 Kamera HIKVISION
Rp 4.500.000,-
=>Paket 4 Kamera SAMSUNG
Rp 14.000.000,-
PAKET TERSEBUT SUDAH MENDAPATKAN :
DVR 4 CHANNEL AHDTURBO 1080
2 KAMERA OUTDOOR INFRA RED
2 KAMERA INDOOR INFRA RED
KABEL COAXIAL + POWER 50 METER
HARDISK SEAGATE 320 GB
JACK BNC + DC + POWER CONNECTOR
INSTALASI + SETTING INTERNET
GARANSI 1 TAHUN (DVR + KAMERA)
Rp. 2.750.000,-
=>Paket 4 Kamera Callion
Rp 3.500.000,-
=>Paket 4 Kamera TVT
Rp 4.000.000,-
=>Paket 4 Kamera HIKVISION
Rp 4.500.000,-
=>Paket 4 Kamera SAMSUNG
Rp 14.000.000,-
PAKET TERSEBUT SUDAH MENDAPATKAN :
DVR 4 CHANNEL AHDTURBO 1080
2 KAMERA OUTDOOR INFRA RED
2 KAMERA INDOOR INFRA RED
KABEL COAXIAL + POWER 50 METER
HARDISK SEAGATE 320 GB
JACK BNC + DC + POWER CONNECTOR
INSTALASI + SETTING INTERNET
GARANSI 1 TAHUN (DVR + KAMERA)
lihat kami di web
Kami juga melayani pemasangan GPS Tracker dengan harga terjangkau.
KEPUASAN ANDA KAMI UTAMAKAN .

Komentar
Posting Komentar