Ribuan Ekor Ikan Berkeliaran di Jalan dan Pekarangan, Sampai Ada Larangan Menjala



JEMBER - Peternak ikan air tawar di Dusun Kedunglangkap Desa Kraton Kecamatan KencongJember mengalami kerugian yang tidak sedikit. Ini terjadi akibat banjir yang melanda dusun tersebut.
Dusun Kedunglangkap Desa Kraton merupakan salah satu sentra produksi ikan air tawar di Kabupaten Jember. Hampir tiap rumah memiliki kolam. Mereka membudidaya gurami, mujair, juga lele.
Sejumlah pembudidaya ikan tersebut merencanakan memanennya antara 25 Desember sampai Tahun Baru 1 Januari 2019. Namun apa daya, banjir besar melanda permukiman tersebut pada Minggu (23/12/2018) lalu dan sampai Rabu (26/12/2018) banjir masih menggenangi permukiman tersebut.
"Kayak punya saya harusnya panen hari ini. Gurami siap panen ada 2.500 ekor, sedangkan yang kecil sekitar 6 ribu ekor. Habis semua kebawa banjir, apalagi dinding kolamnya juga ambrol," ujar Seger warga Dusun Kedunglangkap kepada SuryaMalang.com, Rabu (26/12/2018).
Kerugian yang diderita Seger diprediksi sekitar Rp 20 juta.
Akibat banyaknya kolam ikan yang rusak, di sepanjang jalan desa di depan rumah Seger ada tulisan. Tulisan itu berbunyi "mohon jangan menjala (menjaring, red) ikan di halaman rumah warga yang tergang air. Kami sedang berduka".
Ada juga tulisan berbunyi "mohon jangan menjala ikan di halaman rumah warga. Mohon maaf dan tertib".
Meski ada imbauan seperti itu, tidak sedikit warga yang tetap mencari ikan di halaman atau pekarangan rumah warga. Mereka memakai jaring kecil untuk menjaring ikan gurami atau mujair yang keluar dari kolam.
Arif, warga Kedunglangkap termasuk yang memilih untuk menjaring ikan. Namun dia mencari di saluran irigasi dan persawahan yang tergenang banjir. Karena tidak sedikit ikan berenang ke kawasan tersebut.
Pada Rabu (26/12/2018), Arif menjual gurami sampai 10 Kg hasil tangkapan di luberan banjir. "Minimal untuk dapat pemasukan. Kolam saya sendiri juga rusak. Lele saya habis semua sekitar 4 ribu ekor," kata Arif yang membudidaya lele.
Kerugian budidaya ikan air tawar ini belum dihitung. Sebab warga dan pemerintah daerah masih fokus kepada penanganan orang dan hewan ternak semacam sapi dan kambing.
Seperti diberitakan banjir melanda Kecamatan Kencong pada Minggu (23/12/2018). Akibatnya tiga desa di Kencong terendam banjir yakni Dusun Kedunglangkap Desa Kraton, Dusun Jatisari Desa Wonorejo, dan Dusun Panggulmati Desa Paseban.
Jumlah warga terdampak banjir di Dusun Kedunglangkap saja mencapai 1.396 jiwa.
Sementara itu banjir juga meluas sampai ke Dusun Panggulmati Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas. Terdapat 443 KK dengan jumlah jiwa 1.831 jiwa terdampak banjir.

pantau terus rumah/ tempat usaha/ kantor/ pabrik/ sekolah dll dengan alat pemantau CCTV.
Hanya di ITSAME INDONESIA anda sudah bisa mendapatkan beragam paket menarik sesuai dengan budget anda..
dengan kualitas TERBAIK, TERPERCAYA, TERMURAH, serta BERGARANSI !!!
tunggu apa lagi?? Segera hubungi 0822-3474-0808 atau juga bisa datang langsung ke tempat kami di jl.abdillah no 17 mangliawan pakis malang.
.
KEPUASAN ANDA KAMI UTAMAKAN !!!

Paket Hemat


PRICE Rp 2.000.000,-
PeralatanKeteranganJumlah
Media SimpanDVR SCH 4CH 1080P FULL HD1pcs
KameraOutdoor/Indoor 2mp 1080p HD4pcs
HardiskHDD SEAGATE 500GB1pcs
kabelCoaxial+power grade A 50meter50meter
Adaptor1A12VSPC2pcs
ConecctorBNC+JACK DC12pcs
GaransiDVR,HDD,KAMERA1Tahun
Instalasinono
Versi s/d 17 desember 2018.

Contact Us

No
Nama
Keterangan
01websitewww.itsameindonesia.com
02Npwp853466381652000
03facebookitsame ctv
04Nomor watsapps082234740808
05instagramitsameindonesia
06alamatjalan wendit utara no.17 mangliawan malang
07E-mailitsameindonesia@gmail.com
08Telp(0341)3053638

Komentar

Postingan populer dari blog ini