Dua Penculik Bawa Kabur Bocah 3,5 Tahun yang Terlelap Tidur
MALANG - Kasus penculikan bocah berusia
tiga setengah tahun menggemparkan warga Dusun Nongko Semar, Desa Karang Nongko,
Kecamatan Poncokusomo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Balita anak pasangan suami
istri, Satrio Pamungkas dan Yuyun Maulidyah, korban penculikan tersebut bernama
Sabita Mahfudiah Lailia.
Berdasarkan berkas laporan Kepolisian Sektor (Polsek) Poncokusomo, bocah tersebut menjadi korban penculikan saat tidur di dalam kamarnya pada Sabtu, 22 Oktober 2016, sekitar pukul 12.15 WIB.
Awalnya, menurut pengasuh bernama Kumakyah (45), saat itu datang dua orang bertamu. Mereka hendak mencari majikannya, Satrio Pamungkas. Karena yang dicari tak berada di rumah, kedua orang itu kemudian meminta air minum.
Berdasarkan berkas laporan Kepolisian Sektor (Polsek) Poncokusomo, bocah tersebut menjadi korban penculikan saat tidur di dalam kamarnya pada Sabtu, 22 Oktober 2016, sekitar pukul 12.15 WIB.
Awalnya, menurut pengasuh bernama Kumakyah (45), saat itu datang dua orang bertamu. Mereka hendak mencari majikannya, Satrio Pamungkas. Karena yang dicari tak berada di rumah, kedua orang itu kemudian meminta air minum.
Saat Kumakyah berada di dapur, seorang penculik langsung memukul sang
pengasuh. Sedangkan seorang lainnya menggendong Sabita yang sedang tidur di
ruangan tengah rumah. Tak hanya itu, seorang penculik juga mengikat dan
me-lakban mulut Kumakyah karena berteriak minta tolong.
Setelah itu, kedua penculik membawa kabur Sabita dengan menggunakan mobil merek Nissan March yang tidak diketahui nomor polisinya.
Seperti tertera dalam berkas laporan saksi Kumakyah dan Yuyun Maulidyah yang ditandatangani Kapolsek Poncokusumo AKP Agus Hariyadi, polisi kemudian mendatangi tempat kejadian perkara. Polisi membawa barang bukti berupa potongan lakban yang digunakan untuk mengikat dan menutup mulut Kumakyah. Pengasuh anak itu juga sudah menjalani visum.
Setelah itu, kedua penculik membawa kabur Sabita dengan menggunakan mobil merek Nissan March yang tidak diketahui nomor polisinya.
Seperti tertera dalam berkas laporan saksi Kumakyah dan Yuyun Maulidyah yang ditandatangani Kapolsek Poncokusumo AKP Agus Hariyadi, polisi kemudian mendatangi tempat kejadian perkara. Polisi membawa barang bukti berupa potongan lakban yang digunakan untuk mengikat dan menutup mulut Kumakyah. Pengasuh anak itu juga sudah menjalani visum.
Sejauh ini polisi berupaya mengejar kedua penculik yang belum diketahui
identitas. Adapun hingga Minggu (23/10/2016) dini hari, pihak Polsek
Poncokusomo belum dapat dimintai konfirmasi oleh Liputan6.com.
Hanya saja, kepada sejumlah wartawan, Kapolsek Poncokusumo AKP Agus Hariyadi dan Kanit Reskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto membenarkan kasus penculikan anak tersebut.
Hanya saja, kepada sejumlah wartawan, Kapolsek Poncokusumo AKP Agus Hariyadi dan Kanit Reskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto membenarkan kasus penculikan anak tersebut.
ngerii.....
sekarang jamannya rawan kejahatan jadi berhati-hatilah
jika ada orang tidak dikenal berpura-pura tanya atau apalah dan pasanglah cctv
segera di rumah dimana pun yang bisa di akses dari hp agar bisa memantau
anak-anak yang lagi di rumah, tapi tenang kami dari perusahaan ITSAME INDONESIA menawarkan
produk cctv yang original,berkualitas,harga terjangkau, bergaransi 3 tahun dan
terjamin puas dengan pelayanan kami, ada paket 4 kamera anda bisa mendapatkan Rp. 3.600.000 :
Dvr 4 channel
2 kamera outdoor
2 kamera indoor
Hdd 320 Gb
Psu 5A
Free Setting internet
Free Instalasi
Free kabel Power 10 meter
Free kabel Coaxial 10 meter
" KEPERCAYAAN ANDA
TUJUAN KAMI "
Jika berkenan silahkan
hubungi :
Head Office : TIRTOMOYO,
PAKIS, MALANG
Telp : 0341 - 3052-321
Telp/Sms/Wa :
082-234-74-0808 or 083834121613

Komentar
Posting Komentar