Ngaku Sales Saat Curi Burung, Warga Ampeldento Nyaris Dihakimi Massa
Pelaku pencurian burung saat diamankan di Polsek Lowokwaru, Selasa (14/11/2017) (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES- Warga Ampeldento, Kecamatan Pakis bernama Eko Sugeng Prasetyo (31) akhirnya diciduk polisi saat tertangkap mencuri burung milik Dwiki Nur Alfian (19) warga Jalan Joyosuko, Kota Malang, Selasa (14/11/2017).
Modusnya, pelaku awalnya memperkenalkan diri sebagai sales. Ia berpura-pura menjadi sales sofa agar gelagatnya tidak dicurigai. Ia sering berkeliling kampung untuk mencari sasaran. 
Setelah menemukan objek yang disasar, pelaku terlebih dahulu melihat lokasi sekitar lalu begitu terlihat sepi ia langsung mengambil burung yang ia target.
Namun apes, ketika mencuri di rumah Dwiki ia ketahuan sang pemilik yang saat itu baru pulang dari mengantar ibunya ke pasar. Curiga terhadap gelagat pelaku, Dwiki duduk di depan gang yang tidak jauh dari rumahnya.
"Karena korban mendengar suara berisik seperti burung yang ketakutan di dalam kandang, maka ia langsung mengeceknya. Saat itu ia kaget melihat sangkar sudah dalam keadaan kosong. Lalu ia berteriak memanggil ayahnya yang berada di dalam rumah," jelas Kompol Untung Bagyo, Kapolsek Lowokwaru, Rabu (15/11/2017).
Mendengar teriakan itu, ayah Dwiki lalu keluar rumah. Ia juga mengaku kaget melihat sangkar burung dalam keadaan kosong.
Selanjutnya mereka berdua berinisiatif mencari keberadaan hewan kesayangannya tersebut di sekeliling tempat tinggalnya. Saat itulah, ia melihat pelaku sedang mengendap-endap di ujung gang dengan membawa sangkar yang ditutup kain.
"Langsung kami diteriaki maling. Warga akhirnya mengepung pelaku. Saat diperiksa, ternyata memang betul di dalam sangkar tersebut adalah burung peliharaan kami. Beruntung pelaku tidak dihakimi warga," jelasnya.
Selanjutnya, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lowokwaru yang langsung ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil introgasi, pelaku ternyata memang sudah lebih dari satu kali melakukam aksinya. Salah satunya mencuri Burung Jalak di Jalan Galunggung dan Lovebird di Jalan Candi Panggung.
Sangat menyedihkan jika harus kehilangan sesuatu yang disayangi apalagi sesuatu itu adalah hewan peliharaan yang sudah lama bersama kita. Oleh karena itu, agar kejadian seperti diatas tidak menimpa anda maka anda harus melakukan pencegahan seperti memasang cctv dari ITS@ME. Karena dengan memasang cctv, anda biusa mengawasi hewan peliharaan anda atau sesuatu yang anda tinggalkan di rumah saat anda harus pergi jauh. Cctv juga bisa dilihat melalui handphone kita. 
Kenapa harus cctv Its@me??? karena cctv Its@me adalah cctv yang paling murah, canggih serta kualitas tak perlu diragukan lagi dan satu-satunya termurah di kota Malang.

Penasaran?? yuukk cek paketnya dibawah ini:

PAKET 4 KAMERA Rp. 4.000.000,-
Dvr 4 channel
2 kamera indoor
2 kamera outdoor
HD 250 GB
Free setting Internet
Free Instalasi
Free Kabel Power 50 M
Free Kabel Coaxial 50 M
Free BNC, adaptor, kabel dak

PAKET 8 KAMERA Rp. 7.500.000,-
Dvr 8 channel
4 kamera indoor
4 kamera outdoor
HD 320 Gb
Free setting Internet
Free Instalasi
Free Kabel Power 100 M
Free Kabel Coaxial 100 M
Free BNC, Adaptor, kabel dak 

PAKET 16 KAMERA Rp. 13.000.000,-
Dvr 16 channel
8 kamera indoor
8 kamera outdoor
HD 500 GB
Free setting Internet
Free Instalasi
Free Kabel Power 100 M
Free Kabel Coaxial 100 M
Free BNC, Adaptor, kabel dak

Dimana Ada Harga Yang Lebih Murah Daripada Kami ?????


jika anda berkenan silahkan hubungi :
Wa : 083834121613
ig : @ItsameIndonesia
Fb : Itsame cctv

head office :
Jl. Abdillah Mangliawan, Malang Jawa timur - 65154






Komentar

Postingan populer dari blog ini