Warga Malang Terlibat Bisnis Narkoba di Mojokerto, Omzetnya Rp 384 Juta Tiap Pekan



MOJOKERTO - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto meringkus bandar narkoba bernama Ahmad Salem, warga Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Salem memiliki dua anak buah: Saiful Anam asal Plososari, Puri, Kabupaten Mojokerto dan Ali Maskur asal Pamotan, Dampit, Kabupaten Malang. Mereka bertugas menyimpan dan mengedarkan sabu.
Sebelum menangkap Salem, BNN lebih dulu menangkap Saiful dan Ali. Dari tangan kedua tersangka BNN mengamankan barang bukti 4 paket sabu sebertat 188 gram. 

"SA (Saiful Ali) kami ringkus saat melintas di Jalan Raya Pekayoon, Kranggan, Mojokerto yang baru saja menyerahkan narkotika sabu-sabu ke AM dengan cara ranjau, Sabtu (10/11) pukul 13.00. Sedang AM (Ali Maskur) kami ringkus tak jauh dari tempat tinggalnya," ujar Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsih, Rabu (14/11/2018).
Setelah menangkap Saiful dan Ali. BNN melakukan pengembangan. Tak seberapa lama BNN meringkus Ahmad Salem. Salem adalah pengendali bisnis sabu ini.

"Saat ditangkap Salem tidak membawa atau menyimpan sabu, tapi dia tidak bisa mengelak karena kami sudah mengantongi bukti kuat. Penyelidikan kami lakukan selama satu tahun," ujarnya.
Selain barang bukti narkoba jenis sabu, pihak BNN Kota Mojokerto juga menyiya sejumlah barang 2 HP, 1 unit mobil Nissan Navara, 1 unit Honda Jazz RS, ATM BCA, ATM BRI dan sejumlah sepeda motor.
Ahmad Salem mengatakan, mendapatkan barang haram itu dari jaringan Aceh. Dia mengaku telah menjalankan bisnis haram ini selama 2 tahun. "Saya dikenalkan sama temen saya yang di Aceh itu. Setelah itu kami jalin hubungan kerja. Saya dikenalkan waktu di lapas Madiun. Saya pernah masuk lapas karena kasus serupa (sabu)," katanya.

Pengiriman barang, masih kata Salem, tak menentu. Kadang dua minggu, kadang pula tiga minggu pasokan sabu itu baru dikirim. "Paling banyak ngirim 500 gram. Saya membeli dengan harga Rp 620.000 pergramnya kemudian saya jual ke pengedar Rp 640.000 pergramnya. "Keuntungan yang saya dapat Rp 20.000 pergram," sebutnya.
Dalam sepekan, pengusaha aksesoris motor cross ini dapat meraup omzet paling tinggi Rp 384 juta. "Keuntungannya sekitar Rp 30 juta," sebutnya.
Dia mengaku, terpaksa menjalankan bisnis sabu ini karena kendala ekonomi. "Uang hasil penjualan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti mengangsur ruko (yang dijadikan toko aksesoris motor cross)," pungkasnya. 

SUMBER : SURYAMALANG.COM

pasang cctv di ITSAME INDONESIA sekarang juga dan buktikan kualitasnya !!!
BERKUALITAS 
TERJANGKAU 
TERPERCAYA
DAN BERGARANSI !!!
tunggu apa lagi segera hubungi 0822-3474-0808 atau juga bisa datang langsung ke tempat kami di jalan abdillah no 17 wendit utara pakis malang.
SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN
KEPUASAN ANDA KAMI UTAMAKAN !!!

Paket Hemat

PRICE Rp 2.000.000,-
Peralatan
Keterangan
Jumlah
Media SimpanDVR SCH 4CH 1080P FULL HD1pcs
KameraOutdoor/Indoor 2mp 1080p HD4pcs
HardiskHDD SEAGATE 500GB1pcs
kabelCoaxial+power grade A 50meter100meter
Adaptor1A12VSPC2pcs
ConecctorBNC+JACK DC12pcs
GaransiDVR,HDD,KAMERA1Tahun
Instalasi4 titikyes
Versi s/d 17 desember 2018.

Contact Us

No
Nama
Keterangan
01websitewww.itsameindonesia.com
02Npwp853466381652000
03facebookitsame ctv
04Nomor watsapps082234740808
05instagramitsameindonesia
06alamatjalan wendit utara no.17 mangliawan malang
07E-mailitsameindonesia@gmail.com
08Telp(0341)3053638

Komentar

Postingan populer dari blog ini