Wisata ke Pantai, Malah Ditampar Petugas Parkir


MALANG – Pantai Balekambang di Kecamatan Bantur, mendadak viral di media sosial (Medsos) beberapa hari ini. Bukan karena destinasi wisata alamnya, melainkan sikap arogan petugas parkir terhadap pengunjung. Kejadian ini menimpa keluarga pemilik akun Facebook (FB) bernama Davina Amandita.Dalam postingan yang diunggah pada 2 Januari lalu pukul 16.46, Davina menceritakan pengalaman saat berwisata ke Pantai Balekambang, bersama rombongan keluarganya. Dia menulis: ‘Cerita indah di Pantai Balekambang. Tapi sayang banget, harus diwarnai insiden yang bikin trauma akibat ulah arogan petugas parkir. Orang pakai rompi polisi lengan merah ini nampar anaku…’. Mungkin udah kebal hukum. Premanisme diberlakukan di sana, tanpa masalah berarti begitu mudah orang ini maen tangan mukul orang. Anakku gak bersalah apa-apa ditampar disini. Apa emang begini cara memperlakukan pengunjung ya ???. Orang pakai atribut polisi ini menampar pipi anakku yang gak bersalah apa-apa. Gimana pendapat kalian all??? Tolong ingat orang yang mukul anaku org berompi tulisan polisi baju lengan merah…bukan yang pakai baju singlet.

Pada status yang dibuatnya itu, Davina juga melengkapi dengan empat foto petugas parkir yang dianggap arogan dan sok jagoan. Berita inipun langsung viral. Sampai sore  pukul 16.45 sudah 4.330 netizen yang memberikan like, 142 komentar serta 2.139 kali dibagikan.Di kolom komentar, Davina yang merupakan warga Kediri ini menjelaskan tentang kronologisnya. Kisah itu bermula saat mau masuk parkiran, ia diminta untuk membayar parkir lagi. Padahal ketika di loket masuk, sudah membayar karcis plus biaya parkir.Karena itu ia menanyakan apa perlu membayar lagi, dan dijawab iya. Selanjutnya, Davina menanyakan apakah motor boleh dibawa masuk ke pinggir pantai agar dekat dengan mobil. Dengan nada tinggi, petugas parkir menjawab terserah dan kalau hilang ditanggung sendiri.Setelah membayar parkir lagi Rp 20 ribu, Davina yang membawa mobil langsung masuk. Sementara anaknya yang membawa motor dihadang.

Roda motornya ditendang oleh salah satu petugas parkir. Sempat terjadi cek-cok mulut, hingga salah satu petugas parkir menampar wajah anak Davina.“Anak saya yang kecil sampai menangis. Mereka juga sempat mau mengembalikan uang parkir Rp 20 ribu, namun saya tidak mau terima,” ujar Davina dalam penjelasan kronologis kejadiannya pada kolom komentar. Namun ketika dikonfirmasi secara personal lewat inbox, masih belum ada jawaban dari Davina.Terkait dengan berita itu, netizen banyak memberi tanggapan. Seperti pemilik akun Aby Tory Maulana, berkomentar supaya kejadiannya dipolisikan. “Dilaporkan aja langsung,” komentarnya. Begitu juga dengan Nor Hasan, “Hukum tetap hukum. Orang tak bersalah dianiaya, tuntut saja mbak Davina,” katanya.

Dirut PD Jasa Yasa Kabupaten Malang, Ahmad Faiz Wildan, ketika dikonfirmasi menegaskan bahwa kejadian itu bukan di Pantai Balekambang. Petugas parkir yang dianggap arogan, bukan petugas parkir Pantai Balekambang, melainkan Pantai Regent. Lokasinya memang menjadi satu, namun pengelolaan Pantai Regent berada di bawah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Perhutani.
“Kalau di Pantai Balekambang, sebelum ada pihak lain yang bertindak, pasti kami sudah bertindak. Karena di Pantai Balekambang, tidak ada pungutan liar, menghilangkan ketidakramahan dan perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap pengunjung,” tegas Ahmad Faiz Wildan.
Dengan adanya berita yang kini viral di medsos tersebut, lanjutnya, telah merugikan PD Jasa Yasa selaku pengelola serta merusak nama baik Pantai Balekambang. Karena jelas-jelas kejadian tersebut bukan di Pantai Balekambang.“Saya kembali tegaskan dan sampaikan, bahwa kejadiannya di Pantai Regent bukan Balekambang. Lokasinya memang berdekatan, namun secara legalitas formal insiden itu di Pantai Regent,” jelas pria berkacamata ini.Wildan, sapaan akrabnya juga mengatakan telah berkoordinasi dengan LMDH serta Perhutani, untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini. Sebab dikhawatirkan, justru akan berdampak buruk pada destinasi wisata Pantai Balekambang.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Bantur, Ipda Sigit Hernadi, dikonfirmasi terkait dengan insiden tersebut, mengaku masih belum ada laporan. Pihaknya baru mengetahui ada kejadian itu, setelah status Davina Amandita viral di medsos. Polisi pun langsung jemput bola dengan mencoba mencari dan klarifikasi dengan pemilik akun Davina Amandita.“Kami masih mencaritahu pemilik akun tersebut. Sudah berusaha mencari kontaknya, namun belum ketemu. Kalau memang nanti keberatan dan minta diproses hukum, kami akan menunggu laporannya untuk kemudian segera kami tindaklanjuti,” jelas Sigit Hernadi.Selain itu, Sigit, juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Siono, selaku pengelola Pantai Regent. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengadakan pertemuan bersama dengan pihak LMDH, petugas parkir serta keluarga Davina Amandita untuk klarifikasi.

Sementara, Siono, Ketua LMDH Pantai Regent, ketika dikonfirmasi mengatakan akan segera klarifikasi dulu dengan petugas parkir. Jika memang apa yang disampaikan dalam berita di medsos benar, pasti akan ada sanksi yang diberikan.“Kami klarifikasi dulu ya . Tetapi jika tindakan petugas parkir di Pantai Regent tersebut benar, maka sanksinya ya dipecat,” jawab Siono singkat.(agp/han)

Akhir akhir ini memang banyak sekali terjadi kasus di Pantai Malang selatan. Buat anda yang ingin berlibur ke pantai Malang selatan tetap hati hati dan jaga keamanan keluarga anda ya!! Begitu pula keamanan rumah dan usaha anda. Yuk pasang CCTV di Itsame Segera!!!! Bergaransi, murah, kualitas OK!!

Paket 4.250.000 ( Berlaku SD Mei 2018 )
4 kamera outdoor
DVR 4 channel Full HD1080 AHD Turbo
HD 320 GB
Free kabel coaxial+power+BNC 100 M
Free instalasi+setting Internet via HP
Free Adaptor 1A12V Grade A+
Garansi 1 tahun
paket 7.250.000
4 kamera outdoor
4 kamera indoor
DVR 8 channel
HD 320 GB
Free kabel coaxial 100 M
Free kabel power 100 M
Free instalasi,
Free Setting Internet via HP
Free BNC, Adaptor, Kabel dak
paket 14.500.000
8 kamera outdoo
8 kamera indoor
DVR 16 channel
HD 500 GB
Free kabel coaxial 100 M
Free kabel power 100 M
Free instalasi,
Free Setting Internet via HP
Free BNC, Adaptor, Kabel dak
kami juga melayani pemasangan GPS Tracker dengan harga terjangkau.

itsame Indonesia
Jl. Abdillah, Tirtomoyo
Pakis-Malang
Telp/SMS/Whatsapp 082-234-740-808

Komentar

Postingan populer dari blog ini