Prajurit TNI Tewas Saat Latihan Perang di Natuna, Ini Penjelasan Kadispenad
Prajurit TNI Tewas Saat Latihan Perang di Natuna, Ini Penjelasan Kadispenad
Ledakan keras yang terjadi saat gladi bersih latihan PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) yang menyebabkan kematian pasukan TNI, diduga disebabkan malfungsi dari meriam pelontar peluru kaliber 23 mm.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadipenad) Brigjen Arm Alfret Dennny Tuejeh.
"Laras itu kan ada pembatasnya. Pembatasnya itu tidak berfungsi karena mengalami kerusakan sehingga larasnya itu menjadi liar," ujar Kadispenad saat dihubungi Tribunnews.com.
Saat meriam atau kanon tipe 80 Giant Bow pelontar peluru kaliber 23 mm ditembakkan maka pembatas laras tiba-tiba tidak berfungsi sehingga arah tembakan berubah dan menghajar sejumlah anggota TNI yang berada di lokasi gladi bersih.
"Memang di sini ada malfungsi, dia mengalami kerusakan. Tapi pastinya seperti apa, kita masih sedang dalami," ujarnya.
Berapa pastinya peluru yang dimuntahkan meriam anti serangan udara itu saat pembatas laras tiba-tiba tidak berfungsi, Kadispenad menyebut hal tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya.
Penyebab kenapa tiba-tiba meriam yang dibeli tahun 2003 lalu itu bisa rusak, juga masih dalam penyelidikan.
Dikutip dari Indomiliter.com, diketahui meriam penangkis serangan udara dengan dua laras ini diproduksi oleh Norinco, Cina. Giant Bow atau disebut juga Shengong dapat dikendalikan secara manual atau otomatis dengan integrasi sistem.
Altileri tersebut merupakan jiplakan dari produk serupa asal negara lain. Type 80 merupakan jiplakan dari kanon ZU-23-2 produksi Rusia.
Meriam tersebut punya bobot 1.250 kg, dan dipindahkan ke lokasi tempur dengan ditarik oleh truk.
Meriam yang dioperasikan oleh lima personil itu, bisa langsung difungsikan dalam waktu sekitar lima menit.
Giant Bow adalah alat utama sistem senjata (alutsista) dibawah Yon Arhanudri 1 Kostrad, yang bermarkas di bilangan Serpong, Tangerang – Banten.
Selain punya tanggungjawab menjadi perisai bandara Soetta, batalyon ini juga punya tugas untuk mengamankan Pusat Penelitian Ilmu dan Teknologi (Puspitek) di Serpong, Tangerang – Banten.
Seluruh korban pasukan TNI dalam latihan itu berasal dari Satuan Yon Arhanud 1 Kostrad :
1. Pratu Marwan: meninggal dunia pukul 12.22 WIB di RSUD dan saat ini dikamar jenazah.
2. Praka Edy: Meninggal dunia dan saat ini di kamar Zenasah.
3. Pratu Bayu Agung: terluka di leher dan paha dan saat dievakuasi ke RSU.4. Serda Alpredo Siahaan: Terluka di jari tangan dan paha , sudah dievakuasi ke RSU
5. Prada Danar: Paha kanan luka dan sudah dievakuasi ke RSU.
6. Pratu Ridai: Luka di lutut, dirawat di Tenda Kes lapangan.
7. Pratu Didi Hardianto: Luka tangan kiri , dirawat di tenda lapangan.
8. Sertu Blego Switage: Luka di tangan kiri dan perut
9. Pratu Ibnu Hidayat: meninggal dunia.
10. Danrai Kapten Arh Herubelum masuk ke RSUD. Informasinya meninggal dunia.
Dengan adanya berita ini kami perusahaan distributor cctv dapat melayani pemasangan cctv baik outdoor maupun indoor dengan kualitas gambar yang berkualitas. Silahkan datang langsung ke kantor kami atau langsung pesan ke nomor di bawah ini. Berikut beberapa paket yang kami tawarkan :
paket 3.400.000
2 kamera outdoor
2 kamera indoor
DVR 4 channel
HD 250 GB
Free kabel coaxial 50 M
Free kabel power 50 M
Free instalasi,
Free Setting Internet via HP
Free BNC, Adaptor, Kabel dak
2 kamera indoor
DVR 4 channel
HD 250 GB
Free kabel coaxial 50 M
Free kabel power 50 M
Free instalasi,
Free Setting Internet via HP
Free BNC, Adaptor, Kabel dak
paket 6.500.000
4 kamera outdoor
4 kamera indoor
DVR 8 channel
HD 320 GB
Free kabel coaxial 100 M
Free kabel power 100 M
4 kamera indoor
DVR 8 channel
HD 320 GB
Free kabel coaxial 100 M
Free kabel power 100 M
Free instalasi,
Free Setting Internet via HP
Free BNC, Adaptor, Kabel dak
paket 12.200.000
8 kamera outdoor
8 kamera indoor
DVR 16 channel
HD 500 GB
Free kabel coaxial 100 M
Free kabel power 100 M
kami juga melayani pemasangan GPS Tracker dengan harga terjangkau.
8 kamera indoor
DVR 16 channel
HD 500 GB
Free kabel coaxial 100 M
Free kabel power 100 M
Free instalasi,
Free Setting Internet via HP
Free BNC, Adaptor, Kabel dak
kami juga melayani pemasangan GPS Tracker dengan harga terjangkau.
itsame Indonesia
Jl. Abdillah, Tirtomoyo
Pakis-Malang
Telp/SMS/Whatsapp 082-234-740-808
Komentar
Posting Komentar